menepati janji atau menuruti adat istiadat yang nggak jelas siapa yang bikin...
wah berat berat....
akar awalnya hanya simpel sebetulnya...
dari seorang mbak yang pulang mudik meninggalkan diriku sendirian karena dilamar oleh laki2 yang beruntung..
si mbak sebelum meninggalkan aku berjanji sehari setelah tanggal 19 sept, mau ke surabaya untuk mengantar (dan ngajarin) mbak baru.. aku udah seneng banget walaupun heran mosok sehari setelah menikah dia mau kesini untuk nganter mbak baru...? kesian kan capek habis pesta besar, mungkin juga kudu penyesuaian diri sama suaminya dan lain2... akhirnya si mbak janji hari rabu tanggal 22 sept, tapi tadi sore sms bilang nggak bisa karena nggak boleh sama suami..
kata orang tua dan ternyata suaminya juga berkata hal yang sama,
melakukan perjalanan jauh boleh dilakukan setelah 7 hari pernikahan..
bujug dah lama amat....
saya yang dibesarkan didalam keluarga indonesia (ibu saya orang jogja dan ayah saya orang payakumbuh lalu saya menghabiskan masa kecil saya di papua) tidak terbiasa dengan hal2 yang demikian. karena antara adat jawa dan payakumbuh ada beberapa yang bertentangan. dan kedua orangtua ku yang baik hati itu tidak terlalu memaksakan adat kebudayaan masing2.. makanya aku hidup di indonesia meski didalam rumah..
hal2 yang menurut orang lain,karena akar budaya dan adat istiadat mereka mengatakan demikian, tidak boleh, tabu dan dilarang untuk dilakukan kadang2 membuat saya menjadi heran (tidak jarang tertawa, maaf ya maaf..)karena lebih sering nggak masuk akal dan nggak realistis. mungkin saya bukan orang jawa yang taat pada adat istiadat tapi bukan berarti saya memaksa untuk menghilangkan adat istiadat itu...
marilah kita menghargai adat istiadat itu, tapi kita juga harus menggunakan akal sehat supaya tidak diperbudak oleh adat istiadat yang barangkali ada beberapa yang tidak masuk akal...
mosok karena belum 7 hari nggak boleh bepergian jauh...? trus, yang nganterin mbak baru untuk dirumah ini siapa...? hmmm ... mungkin ini agak2 egois tapi ini adalah waktuku untuk egois... punggung rasanya udah mau copot, tapi kerjaan nggak selesai2...
please deh ah..
ayo doong mbak, kesianilah dirikyu ini... ^^
No comments:
Post a Comment